July 09, 2013

Suara Malam di Hutan Pinus.

Suara malam yang ku dengar datang dari balik bukit.
Mengajakku mendaki merayapi lembah dan tanah lembab.
Di hutan pinus ketika langkah-langkah serangga menyeret rerumputan yang biru.
Adalah kehampaan menyelinap setelah isapan jenuh terakhir.
Yang ku buang ke udara telanjang menjadi bulan.
Bulu kudukku berterbangan bermain di ranjangnya.
Sementara gunung asyik bertapa diam tak bergeming.
Hatiku merasa dingin.
Meski kabut menyelimuti malah membuatku menggigil.
Aku sungguh tak berdaya.
Mulutku merayap merapal doa.
Hingga berjatuhan air mata bagai ranting-ranting pinus yang kering.
Aku di patahkan hingga berkeping.
Sungguh tak berdaya.
Burung-burung hantu berbunyi liar menyudut.
Berbagi sepi bersamaku yang hampir mati.
Untaian-untaian kabut merangkak pelan.
Menghalangi gerimis yang bergelayut di dahan pinus.
Perlahan mengoyak getir yang merimba di hatiku.
Perlahan mengusik jiwaku yang sarat tak menentu.

handypranowo

0 comments:

Post a Comment